Mimpilah Sang Pemimpi


download

Mimpi, setiap orang pasti mempunyai mimpi. Setiap orang pasti mempunyai sebuah impian. Impian atau mimpi adalah sesuatu yang ingin dicapai, sesuatu yang ingin diraih dan sesuatu yang didambakan untuk tercapai. Berbicara tentang mimpi berarti berbicara tentang keinginan dan juga tentang cita-cita. Saya mendefinisikan mimpi maupun cita-cita atau keinginan yaitu sesuatu yang telah direncanakan dan ingin untuk dicapai. Jadi mimpi adalah sesuatu yang terencana atau terplanning. Mengapa terplanning? Karena ketika kita memplanning maka kita akan mempunyai sebuah tujuaan dari planning itu. Dan ketika kita memplanning berarti kita berencana untuk mewujudkan hal itu. Karena planing adalah sesuatu yang akan dilaksanakan. Itu sama halnya dengan sesuatu yang akan dicapai atau diraih. Maka sebuah mimpi perlu planning atau rencana.
Ku Tau Apa Yang Ku Mau
Mimpi, setiap orang memiliki mimpi. Tapi apakah ia berani terhadap mimpinya, atau ia menyerah dengan mimpinya sendiri? Aku melakukan tanya jawab tentang mimpi kepada beberapa remaja, mungkin hanya 2 dari sepuluh orang yang secara pasti ia mengetahui mimpinya, yang secara yakin ia akan mewujudkan mimpinya tersebut. Tapi masih kebanyakan dari mereka tak berani memimpikan sesuatu yang besar atau yang dikatakan dengan high-dream. Bahkan ada yang semula TK maupun SD mempunyai mimpi yang besar, tapi ketika SMA mimpi nya itu kendor lagi dan bahkan seperti orang linglung yang tak tau mimpinya itu apa.
Sebagian besar remaja bingung terhadap mimpinya dan apa yang ingin diimpikan. Atau bahkan ia tak sempat memikirkan mimpinya itu apa. Ia hanya mengikuti arus. Ketika ku tanya tentang apa mimpi/cita-citamu, sebagian besar dari mereka menjawab “Tergantung besuk”. Apakah ini yang dinamakan mimpi? Tidak, itu adalah ketergantungan terhadap zaman, dan bahkan orang yang semacam itu bisa menjadi Budak Zaman, karena mereka tidak mempunyai prinsip atau tujuan sesungguhnya mereka hidup. Mereka bisa dianalogikan sebagai kapal yang ada ditengah laut dan tidak memiliki tujuan. Ketika nahkodanya ditanya tentang mau menuju kemana? Nahkodanya bilang “Tergantung ombaknya mau membawa kita kemana”.
Apakah ombak bisa membawa mereka ke dermaga yang besar dan indah? Atau bahkan kapal itu akan tenggelam didasar laut karena ombak? Itulah sedikit gambaran tentang sebuah mimpi. Mimpi atau cita-cita sama halnya dengan tujuan dari dermaga mana yang mau kita labuhi. Dan mimpi itu sebelumnya sudah memiliki planing atau rencana “Aku mau kemana dan jadi apa?”.
Prinsipku untuk menggapai mimpi adalah KU TAU APA YANG KU MAU. Ini adalah prinsip dasar untuk menggapai mimpi. Karena dari ini aku dapat mengetahui apa yang aku inginkan dan apa yang ingin aku raih. Dan dari sinilah dasar rencana untuk kedepan. Ketika aku telah tahu mimpiku, maka itu adalah rencana dari kehidupanku untuk masa yang akan datang.
Jangan Membatasi Diri dengan Sebuah Mimpi
Sebagian besar masalah pemuda Indonesia adalah ia takut bermimpi, terutama mimpi yang besar atau High-dream. Mereka takut akan rintangan yang siap menghadang di depan, padahal mereka belum mencoba akan mimpinya itu. Mereka membatasi mimpi mereka. Contohnya saja mereka tak mau untuk bermimpi yang super tinggi dan bermuluk-muluk, paling jika ditanya mimpinya hanya guru, pns dll. Mereka tak berani bermimpi yang tinggi. Bahkan ada yang tidak mempunyai mimpi atau cita-cita. Dan ketika ditanya mengapa tidak ingin menjadi dosen, profersor, presiden, mentri, ahli, dokter spesialis, pebisnis sukses. Mereka menjawab “Tu bukan mimpi mas, itu khayalan, itu mustahil bagi kami yang seperti ini”. Dan inilah yang dinamakan dengan membatasi diri sendiri dengan sebuah mimpi. Padahal jika mereka mau, mereka dapat bermimpi yang tinggi.  Dan dapat mendapatkan hasil yang mereka inginkan.
Mengapa kita membatasi diri kita sendiri dengan sebuah mimpi? Padahal Allah tidak pernah membatasi dan melarang kita untuk bermimpi. Mengapa kita takut bermimpi dan ketidak terwujudnya mimpi kita? Padahal mimpi tidak pernah memaksakan kita untuk mewujudkannya. Dan mimpi pun tak pernah marah kepada kita jika ia tak diwujudkan. Mengapa kita takut bermimpi yang besar/high-dream? Padahal mimpi itu tak pernah menyengsarakan kita. Mengapa harus takut?
Jangan takut untuk berrmimpi. Jangan membatasi diri kita sendiri untuk bermimpi. Pernahkah engkau membayangkan bahwa sikecil dari menteng yang hanya anak biasa bisa menjadi presiden Amerika yang sangat berpengaruh di dunia? Dan pernahkah kau berfikir bahwa si tolol yang tak naik kelas yang kemudian dikeluarkan dari sekolahnya bisa menjadi ilmuan yang juga berpengaruh didunia seperti Albert Eistin? Semua berawal dari mimpi. Semuanya mungkin bukan hanya sebagai khayalan belaka. Jika mereka mampu melakukannya, mengapa kita tidak. Jika mereka  berhasil mewujudkan mimpinya, mengapa kita harus takut mewujudkan mimpi yang lebih besar dari mereka?
Aku Yakin Aku Bisa Aku Mampu Luar Biasa
Di dunia ini tak ada hal yang tak mungkin. Aku pun percaya bahwa qodo’nya kita adalah 70%, sedangkan qodarnya Allah adalah 30%. Karena Allah telah berfirman bahwa tak akan berubah nasip suatu kaum jika ia tidak merubah nasibnya sendiri. Jadi tak akan terwujud mimpi seseorang jika ia tak ingin untuk mewujudkan mimpinya sendiri. Asalkanada keseimbangan antara, mimpi, harapan, usaha dan doa pasti yakin hal apapun akan terwujud.
Jangan takut untuk bermimpi besar. Karena aku punya keyakinan jika aku bermimpi yang tinggi, maka jika misal tidak tercapai dan turun, tapi mimpi itu tak akan turun jauh dari mimpi semula. Tapi jika anda semula bermimpi hanya mimpi biasa, jika mimpi itu tak terwujud, maka mimpi selanjutnya akan lebih rendah dari mimpi yang biasa tadi. Contohnya aku bermimpi untuk mengibarkan panji-panji HANAFI di seluruh dunia. Misal mimpiku ini tak tercapai, tapi mungkin misal turun kan jadi mengibarkan panji-panji hanafi diseluru asia tenggara. Misal gak terwujud bisa diseluruh indonesia. Jadi kan tidak turun jauh dari mimpi semula.
Mungkin semua orang menganggap mimpi ku adalah suatu yang mustahil, sesuatu yang tak mungkin terlaksanakan. Tapi aku mempunyai prinsip dalam diriku bahwa AKU YAKIN AKU BISA AKU MAMPU LUAR BIASA. Dan bermimpilah yang khayal-khayal atau yang konyol-konyol. Karena dalam diriku aku yakin bahwa sesuatu yang khayal adalah sesuatu yang besar. Apalagi jika kita bisa mewujudkan sesuatu yang khayal menjadi sesuatu yang nyata. Maka kita bisa dikatakan mempunyai Kemampuan Yang Luar Biasa. Contohnya saja, pada zaman kehidupan Isac Newton apakah orang menganggapnya bisa menimbang massa bumi sebagai hal yang nyata? Padahal ia tak mempunyai timbangan yang sangat besar untuk menimbang bumi. Apakah logis dan masuk akal jika benda-benda luar angkasa saling tarik-menarik seperti yang diungkapkannya dalam teorinya? Atau masyarakat hanya menganggap khayalan belaka? Padahal ia belum bernah pergi keluar angkasa. Khayal bukan? Tapi yang khayal seperti itu akan menjadikan sesuatu yang luar biasa. Termasuk mimpi kita.
Jangan takut bermimpi yang khayal dan besar, selama kita  berprinsip pada keseimbangan antara mimpi, harapan, usaha dan doa. Yakinlah bahwa mimpi itu akan teruaru jadi suatu mimpi yang luar biasa. Biarpun orang lain mengnggap anda adalah orang yang konyol, orang yang gila. Tapi tunjukkan kepadanya bahwa mimpi anda adalah mimpi yang luar bisa.
Contohnya aku sendiri selain mimpi untuk mengibarkan panji-panji hanafi (bendera yang lambang yang telah ku buat sendiri) di seluruh dunia, tetapi aku juga ingin membuat suatu hukum yang bernama hukum hanafi dan dengan satuan hanafi. Karena aku merindukan bangsa indonesia mempunyai satuan international yang berasal dari orang indonesia sendiri. Dan juga untuk saat ini teman-teman tertawa ketika aku membuat suatu huruf baru yang aku beri nama huruf hanafi dan tulisannya yang disebut dengan hanagraf. Biarpun orang lain mau menganggapku orang yang konyol, gila dan lain lain-lain dengan ketawaannya. Tapi, AKU YAKIN AKU BISA, AKU MAMPU LUAR BIASA.
Rumus Formula Resiko = Sukses
Sebagian besar orang jika ditanya tentang mengapa mereka takut akan sebuah mimpi yang besar/high-dream, pasti jawabnya karena mereka takut akan resiko, tantangan dan hal lain semacam itu. Itulah mengapa mereka tidak maju-maju. Mereka takut dengan persoalan yang belum mereka hadapi. Padahal belum terlaksanakan, mengapa harus takut? Apa yang ditakutkan? Resiko? Tantangan? Kebinasaan? Keterpurukan?
Semua itu belum tentu terjadi jika kita mau untuk mencobanya. Jika kita menuruti rasa takut akan resiko, percayalah segala sesuatu ada resikonnya. Bahkan hal kecil seperti makan pun ada resikonya. Tak ada sesuatu di dunia ini yang tidak ada resikonya.
Soal takut, mengapa harus takut? Mengapa anda tidak berani? Apakah anda tahu apakah yang dimaksud dengan berani itu? Berani bukan hanya orang yang berani bicara di depan publik. Tetapi sejatinya keberanian adalah ketika kita berani dan bisa menaklukkan ketakutan. Orang bisa bicara di depan umum dikatakan berani karena ia bisa menaklukkan ketakutannya tentang kegrogiannya di hadapan umum. Itulah keberanian. Begitupan dengan mimpi. Kita berani bermimpi berarti kita berani menaklukkan tantangan dan berani melawan ketakutan pada resiko dari mimpi kita.
Ada suatu formula atau rumus yang sangat cocok menurutku bagi para pemimpi, yaitu RESIKO = SUKSES. Aku percaya akan hal itu, semakin besar RESIKONYA, maka semakin BESAR pula KESUKSESANNYA. Semakin tinggi resikonya maka akan semakin hati-hati kita. Semakin besar resikonya maka semakin menuntut kita pada suatu kemajuan yang benar-benar berani maju. Keberanian adalah hal utama dalam menghadapi resiko.
Contoh kecil bahwa RESIKO = SUKSES yaitu ketika Muhammda al-fatih yang hanya orang biasa memberanikan dirinya serta anak buahnya dalam berperang menaklukkan kota konstatinopel, kota termasyur yang dulu menjadi benteng besar pasukan romawi. Bagaimana resikonya? Jangan tanya, resikonya sangat lah besar. Coba bayangkan, pasukan yang dipimpin oleh al fatih hanya sedikit dan dengan persenjataan yang sederhana. Sedangkan pasukan romawi? Mereka pasukan hebat, persenjataannya lengkap dan bahkan saat itu benteng bizantium konstatinopel adalah salah satu benteng terkuat pasukan romawi.
Apakah mereka takut dengan resiko? Tidak, sekali lagi tidak. Mereka menantang resiko besar. Mereka percaya bahwa semakin besar resiko maka semakin besar kemenangannya. Dan ternyata benar, mereka menang perang. Dan kemenangan itu adalah salah satu kemenangan tergemilang pasukan Islam serta ada kesan dan kepuasan tersendiri ketika berhasil menaklukkan resiko yang luar biasa tersebut. Dan itu adalah sebuah prestasi besar.
Semakin ingin besar kesuksesannya, maka semakin besar pula resiko untuk menuju kesuksesannya. Resiko dapat dianalogikan sebagai pohon kelapa. Semakin tinggi pohon kelapa, maka semakin banyak dan semakin besar angin yang menerpanya. Begitupun dengan mimpi, semakin besar mimpi maka semakin besar pula resiko untuk mencapai mimpi itu. Maka dari itu, semakin besar mimpi, maka harus semakin besar keberanian untuk menghadapi mimpi itu. Jadilah pemuda yang berani. Berani menghadapi tantangan, berani menanggung resiko dan berani melawan ketakutan pada diri sendiri.
Jadi jangan takut dengan resiko, resiko adalah awal kemenangan. Kita akan dikatakan sukses ketika kita bisa mengatasi dan meaklukkan resiko dan tantangan. Dan jangan takut bermimpi tinggi yang penuh dengan resiko. Aku berpesan bermimpilah sesuatu yang mungkin sekarang adalah sesuatu yang khayal atau tak mungkin untuk terlaksanakan. Mengapa demikian? Karena aku percaya bahwa sesuatu yang khayal akan menjadi sesuatu yang sangat besar ketika yang khayal itu menjadi sesuatu yang nyata.
Perlu contoh? Contoh mimpi dari sesuatu yang khayal dan menjadi sesuatu yang nyata yang akhirnya menjadi sesuatu yang besar adalah mimpi yang konyol yang pernah dibuktikan oleh Wright bersaudara. Mereka berhasil membuktikan bahwa sesuatu yang dianggap masyarakat adalah sesuatu yang tak mungkin dan tak masuk akal, bisa menjadi sesuatu yang nyata dan sesuatu yang besar. Apa itu? Ia berhasil mematahkan asumsi masyarakat bahwa manusia tak bisa terbang. Ia membuat sebuah pesawat yang bisa menerbangkan manusia.
Dulu mereka dicerca dan diejek masyarakat dengan keyakinan dan cita-citanya itu. Bahkan ia dianggap gila oleh masyarakat. Kata masyarakat “Kalian gila apa? Masak manusia bisa terbang?” tapi bagaimana dengan mereka? Mereka menjadikan perkataan masyarakat itu menjadi sebuah motivasi besar bahwa ia akan mewujudkan mimpinya yang dianggap khayal dan tidak masuk akal itu. Dan benar, sesuatu yang konyol dan khayal kini telah menjadi sesuatu yang nyata. Dan sesuatu yang khayal tadi telah menjadikan suatu yang besar dan yang paling berpengaruh di dunia untuk saat ini. Dari hal itu aku percaya bahwa semakin khayal mimpi seseorang, bila ada niat tinggi untuk mewujudkannya, maka akan semakin tinggi pula kesuksesan atau keberhasilan yang didapat. Asalkan tetap melaksanankan keseimbangan 4 prinsip yaitu Mimpi, Harapan, Usaha dan Doa.
Dan bermimpilah sang pemimpi, apapun mimpimu. Jangan takut untuk bermimpi yang tinggi. Dan percayalah bahwa engkau adalah pribadi yang LUAR BIASA. Karena orang sukses adalah orang BIASA, yang mempunyai ketuguhan yang LUAR BIASA. Jangan membatasi dirimu tentang sebuah mimpi. Rubahlah asumsi bahwa mimpi adalah sesutu yang berat, sesuatu yang tidak mungkin. Marilah kita rubah pemikiran pemuda Indonesia. Mari kita Revormasi Pemuda Indonesia dalam asumsinya akan ssebuah mimpi.
Dan ketika engkau bermimpi / menemukan keinginanmu / apa yang engkau inginkan, jangan hanya sebagai hayalan atau lamunan saja, tetapi tulislah mimpi mu itu dalam selembar kertas. Jika engkau hanya menjadikan mimpimu sebagai sebuah lamunan dalam pikirmu saja, aku yakin engkau akan lupa terhadap mimpimu. Tuliskan mimpimu, dan jadikan hal itu sebagai lokomotif untuk menggapai mimpi mu. Berjayalah pemuda Indonesia yang memiliki keinginan yang tinggi, yang memiliki cita-cita yang tinggi(high-dream). Percayakaan pada diri kita bahwa KITA YAKIN KITA BISA, KITA MAMPU LUAR BIASA. INDONESIA BISA!!!
******
BIODATA PENULIS
NAMA     : IMAM HANAFI (085641360125)
SEKOLAH     : SMA N 1 BLORA
KELAS     : XI. IPA. 3
RIWAYAT PENDIDIKAN     : SD Ngawen 4, SMP N 1 Ngawen, SMA N 1     Blora.
PENGALAMAN ORGANISASI     : OSIS SMP 1 NGAWEN, OSIS SMA N 1 BLORA, ROHIS SMA N 1 BLORA.
MOTTO HIDUP         : Hidup adalah Hidup, Hidup adalah Sebuah kehidupan. Hidup adalah Hidup, Hidup adalah Bagaimana engkau MENGARTIKAN Kehidupan.
PESAN     : REVORMASI PEMUDA INDONESIA!!
FB         : http://www.facebook.com/imanhanafo atau cari saja Imam Hanafi atau dengan e-mail imamhanafi13@yahoo.co.id
Tw    : @imamhanafi
Blog     : http://www.imamhanafo.co.cc

ingin download tulisan klik download

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s