Curahan Hati


Bagaimana ya? Kasih – kasih, cerita-cerita. Sungguh berat menanggung semua yang tak pasti tentunya. Bagaimana ya ? menanti tapi tak pasti, berharap tapi tak ada harapan. Terus merindu, ia tak merasa rinduku. Ingin tahu kabarnya, bagaimana? Ketemu, komunikasi apalagi berincang-bincang, kagak pernah ae. Gimana dong?

Aduh – aduh merumitkan hati. Menafikkan cerita cinta. Tapi apa daya, akar udah terlanjur mencekngkeram batin yang telah merindu, daun tak kunjung ingin gugurkan cerita cinta, batang malah terus menjulur nan tinggi, walau kadang tak ada yang diraih diatas sana. Kecuali hanya beratnya resiko diterpa angin malam, angin rindu yang menggebu mengiringi langkah hidupku. Tapi mungkin itulah cinta.

Hem . . . hem . . . . semua hal tentang cinta. Bahkan 80% lebih lagu populer atau aku bisa mengatakan 90% lebih lagu populer adalah lagu tentang cinta. Sungguh cinta adalah suatu hal yang populer menurutku. Tapi, kok gak populer bagiku ya? Lho gimana sih? Iya, cinta itu kagak populer dihatiku. Padahal aku tu sekarang saat-saat remaja yang seharusnya penuh cinta gitu lho. Tapi apa daya, yang dirindu tak pernah ketemu, yang dinanti tak pernah merasa dinanti. Dan bahkan target cinta ku pun semu. Bagaimana dengan mencintai? Ya jelas hampalah hati ini.

Sekarang rindu udah tidak datang menghampiriku. Semuanya pergi menghilang tanpa jejak. Tak ada bukti di oleh TKP yang menunjukkan mengapa ia lari. He mmmm he mmmm mbuh lah[1]. Tapi, kadang aku merasakan getaran cinta dari orang lain yang ingin mendekat kepadaku. Tapi lagi, kadang radar cintaku agak eror. Aku menafikkan rasaku sendiri. Yang ku bilang pada instingku yang sesungguhnya benar adalah “Masak ia suka padaku?”. Gimana coba? Berr . . . berat-berat.

Dan lebih parahnya untuk saat ini adalah tak ada sedikit bayangan untuk mencintai seseorang. Lha bagaimana, ada cewek cantik aja udah gak aku lirik. Bagaimana aku mencintai orang lain? Aduh aduh nyuwun ngapunten gusti gusti. Semua berawal ketika cinta semu yang terus membuntutiku. Membuntuti? Ya, ketika aku sedang jatuh cinta dengan orang lain, ia selalu datang tanpa diundang. Tapi, ketika aku menjalani hari-hari biasa, ia menghilang tanpa jejak.

Ah . . . begitulah nasib hidup serta cintaku, hik hik hik. Yang akan aku cinta hilang, cintaku yang dulu (semu) hilang tanpa arah bahkan, mau mencintai udah kagak bisa, mau mengganti dirinya, belum ada yang bisa menggantikannya. Aduh sungguh sungguh malang nasib cintaku, hik hik hik. Mau gimana  coba? Gimana? Gimana? Gimana? Hik hik hik . . .

Tapi, aku adalah seorang laki-laki. Aku harus tegar hi kkkk. Aku harus bisa melawan cinta. Masak hanya karena  C I N T A aku rapuh sangat rapuh? Tak ada harapan? Tak ada kasih? Hanya cerita? Cinta? Rindu? Semuanya meraja rela. Aku harus bangun, tapi lagunya wali merapuhkan aku lagi. Coba dengarkan.

Mengapa? Mengapa? Oh mengapa?

Aku harus rasakan ini semua

Disaat yang lain tertawa bahagia

Aku hanya bisa menangis berduka

Masih adakah? Adakah yang bisa?

Bisa menerima, aku oh apa adanya

Masih adakah? Adakah disana?

Bisa menerima, aku setulus hatinya

Ku akui aku tidak sempurna

Aku sadari aku orang biasa

Tapi apakah salah bila ku juga

Ingin dan ingin merasa bahagia

What do you think about this song? Sedih kan? Itulah sebagian gambaran dari nasib cintaku. Taoi cinta adalah cinta bro.  Tak ada cinta berarti ya gak ada cinta. Bebas! Merdeka! Itu lah kekuatann ku. Kata bung karno kita harus korbankan jiwa dan raga untuk MERDEKA. Kalau kataku, aku harus korbankan jiwa dan raga juga untuk MERDEKA. Tapi, merdeka dari rindu, perihnya sakit hati dan hilangnya cerita cinta. Itulah MERDEKA yang sesungguhnya bagiku saat ini.


[1] Tau lah.

One thought on “Curahan Hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s