Duhai Cerita Hati


Yen arep crita karo sopo? (jika mau cerita, sama siapa?

Yen ora cerita, kok tambah nelangsa? (jika tidak cerita, kok tambah gelisah?

Kok  soyo suwe kok ngene rasane? (semakin lama, semakin begini rasanya?)

Sedina-dina kok ngatoni wae? (sehari-hari melamun diri)

Yen ora sambat, wis ra kuat (jika tidak mengeluh, sudah tidak kuat)

Arep jaluk tulung, bingung le ku nembung (mau minta tolong, bingung berbicara)

Tekan suk kapan iso ngendem iki (sampai kapan ku pendam perasaanku ini)

Kasmaran nganti tekan kepati-pati (kasmaran setengah mati)

Duhai kasih sejuta kasmaran. Meliuk bagai periuk yang disanggulkan permata hati. Menari diantara dua nafas. Denyut jantung menggema dialuni nada cinta.

Duhai cerita hati. Telah hilang aku meniti karir cintaku. Telah menghilang sejuta warnacinta ku. Yang kini telah kupasrahkan kepada Tuhanku. Bukan tanpa alasan, melainkan menanti janji suci dari Tuhan yang maha suci.

Duhai gadis rembulan malam. Bukan tentang hati serta perasaan. Bukan pula kepantasan diri atas cinta yang tenang. Melainkan panggilan Tuhan untuk melepaskan.

Duhai cerita hariku. Ku langkahkan awal cerita cinta dengan kebahagiaan penuh cinta. dan kini pun ku akhiri cerita cinta. dengan kebahagianan penuh kasih. Bukan dengan cerita tragis yang terkenang  miris.

Duhai dikau mentari hati. Percayalah akan cinta Tuhanmu yang maha mencinta. Hilanglah aku. Tapi tumbuh yang lebih baik dariku. Dan nantikan seseorang yang lebih baik dari ku yang kan menghantarkanmu menuju cerita cinta idamanmu.

Duhai kasih permata hati. Aku pergi. Aku melangkahkan kaki keluar hunian cerita cinta ini. Tuk hadapakan cerita dari Tuhanku yang maha mengatur cerita cinta.

Duhai dikau dambaan hati. Mengertilah keputusan cerita cinta. syukuri apa yang ada. Dan nantikan kenikmatan yang kan menggema. Sebuah cerita cinta yang belum pernah ada. Dan jangan benci aku karna keputusan batin ku cinta.

Duhai angin malam perlambang kerinduan. Kutitipkan kerinduanku padamu. Sampaikan lah dasiran-desiran nada kasih padanya. Agar ia mengerti betapa aku merindukannya. Walau ku kan pergi dan mungkin tak kan kembali.

Duhai sayap malaikat cinta. kutitipkan ia padamu. Kibarkan sayap-sayap cintamu. Terbangkan ia. Lambungkan ia pada cinta nan tinggi.

Dan kini kupasrahkan semua kepada Tuhanku. Zat yang maha mengatur cerita cinta.

Selamat jalan cerita hatiku.

Blora, 28 Oktober 2012

Mentari terselubung

 IMAM HANAFI

3 thoughts on “Duhai Cerita Hati

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s