Komunitas Masyarakat Samin di Sumber


TEMPAT WISATA BERSEJARAH DI JAWA TENGAH

KABUPATEN BLORA

Oleh Dinas Pariwisata Kab. Blora

NAMA OBYEK  :   Komunitas Masyarakat Samin di Sumber

Kawasan budaya ini terletak di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.  Terdapat dua lorong yang mayoritas penghuninya adalah masyarakat Samin, sehingga dapat dikatakan sebagai komunitas terbesar masyarakat Samin di Blora. Mengingat masyarakat Samin cukup banyak persebarannya di kawasan Blora. Pemukiman penduduk yang bersifat mengelompok ini, ditandai oleh tempat tinggal penduduk yang saling berdekatan, bahkan hampir tidak ada batas antara rumah yang satu dengan rumah yang lain. Tipe rumah bervariasi, ada tipe bucu (=joglo), pagasan (limasan) dan ada pula tipe bekuklulang (kampung). Kerangka rumah menggunakan kayu jati atau bambu. Dinding rumah terbuat dari papan kayu jati, kulit kayu (gelam) dan atau anyaman bambu (gedhek); atapnya menggunakan genting atau rumbai. Karena wilayah ini letaknya dekat hutan jati, ada yang lantainya menggunakan bahan papan kayu jati (gladhag), tetapi sebagian besar berlantai tanah.

Perbedaan orang Samin dengan masyarakat umumnya agama mereka adalah agama Adam. Pokok-pokok ajaran itu antara lain sebagai berikut:  Agama iku gaman, Adam pangucape, man gaman lanang (Agama adalah  senjata atau pegangan hidup). Aja drengki srei, tukarpadu, dahpen. Kemeren. Aja kutil jumput, bedhog nyolong. (Jangan mengganggu orang, jangan bertengkar, jangan suka irihati. Jangan suka mengambil milik orang lain). Sabar lan trokal empun ngantos drengki srei, empun ngantos riyo sapada, empun nganti pek-pinepek, kutil jumput bedhog nyolong. Napa malih bedhog oolong, napa milik barang, nemu barang teng dalan mawon kulo simpangi (Berbuatlah sabar dan jangan sombong, jangan mengganggu orang, jangan takabur, jangan mengambil milik orang lain. Apalagi mencuri, mengambil barang. sedangkan menjumpai barang tercecer di jalan dijauhi).  Sikap kejujuran, kesederhanaan, kerendahan hati, kebersamaan, dan pekerja keras yang dicerminkan oleh masyarakat Samin merupakan daya tarik tersendiri menjadi tujuan masyarakat datang ke tempat ini.

Dari ngelmu tuwa sikep berarti isine sing diakep (intinya yang dipakai). Dengan arti ini maksudnya untuk mencari isi diperlukan wadah. Isi tersebut adalah kebajikan. Menurut pengertian ketiga, sikep adalah golek isene kekep (mencari makan). Maksudnya mencari nafkah yang jujur. Melengkapi pengertian sikep Onghokham (Prasongko, 1986: 26) mengemukakan sikep adalah golongan yang menguasai tanah. Antara pertengahan abad XIX dan awal abad XX orang-orang Sikep ini sering mengadakan pergolakan untuk menentang sistem pajak yang dirasakan sangat berat membebani kaum tani. Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, Sikep dapat diartikan sebagai orang mempunyai rasa tanggung jawab atau orang yang bertanggung jawab. Oleh sebab itulah orang Samin lebih suka kalau disebut sebagai Wong sikep. Artinya “orang yang bertanggung jawab”; suatu sebutan untuk orang yang berkonotasi baik, jujur. Bagi masyarakat Samin yang tinggal di Desa Klopoduwur, lebih suka menyebut dirinya “Wong paniten”.

Salah satu hal yang menonjol dari komunitas adalah Kegiatan gotong-royong tolong menolong atau sambatan itu masih tampak kuat dilakukan orang-orang Samin yang tinggal mengelompok di pedukuhan Tambak atau Balong. Mereka mengelompok di wilayah-wilayah RT. 01, RT. 02 dan RT 03. Setiap ada kegiatan sambatan mereka selalu mengikuti dengan kesadaran yang “dalam”. Apalagi bila kegiatan itu dilakukan dalam kelompoknya (Samin), mereka selalu meluangkan waktu tidak hanya terbatas di lingkungannya. Misalnya kalau ada kerabat Samin yang mempunyai gawe, di mana pun mereka akan datang. Bahkan kerabat yang tinggal di luar wilayah Blora, seperti Pati, Bojonegara, mereka menyempatkan untuk mengunjunginya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s