Kekasih Pemasung Sukma


Kekasih Pemasung Sukma

kekasih. bunga menoreh dan kenanga itu, mengingatkanku pada sajak tak bersukma dulu. masihkah kau menyimpannya? seperti syair dalam semesta. melambung mengangkasa tak bertepi.

duhai kekasih pemasung sukma. getir lidah tak bernyawa ini membawaku dalam getir asmara tak berdaya. melayang tak berperang. menggapai tak teraih.

inikah suara sang malam yang sayup-sayup datangiku bawa doa-doamu. menghela napas dalam kesunyian. memang cinta itu sunyi. tapi hati pecinta itu tak bertepi.

sukma ini layu ketika keagungan cinta datang mendekatinya. karna ia sadar, ia bukanlah tempat yang layak bagi keaagungan tanpa daya.

hingga keagungan itu merajut membawa kekuatan tak berdaya. sembari bersimponi asmaradana dalam syair cinta tiada tara.

kekasih. raga ini tak sanggup menampung cinta yang begitu agung. apalagi akal, yang terurai pun tak mampu.

kekasih. jika semesta pun tak mampu menampung akal cinta yang begitu dalam dari mu. bagaimana dengan diri nan kecil tak berpenghuni ini?

kuleburkan diriku dalam cinta dan keagungan. menyatu dalam cahya tak berwarna. dan keagungan itu tertampung dalam kejapan mata sang pecinta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s