Tabir Para Pecinta


Tabir Para Pecinta

terbukanya tirai tabir. berpangkal dari pemilik tabir. berdentum mesra seraya menyemesta. tabir yang tertutup tabir.

para pecinta pembuka tabir. berdandan elok kesucian. bertabur mutiara dan marjan. dari pemilik sang pemilik.

terbukanya pintu karna pintu. pintu yang terkunci rahasia. kunci rahasia atas rahasia. bermahkotakan segel yang bertuan.

tabir ini berlapis-lapis. bukan lapis baja atau tembaga. bukan pula lapis yang kokoh dalam kasat mata. melainkan lapis yang tak terlapis. tipis.

hingga ia tak terlihat oleh kasat mata. hanya dengan hati sang pecinta ia dapat dibuka. dan sang pecinta adalah pengemis buta.

kunci dari tuan segala tuan. hanya kepada tuan kunci itu ada. dan ia rahasiakan kepada siapa yang dikehendakinya. dan ia buka kepada siapa yang dikehendakinya.

tabir semesta raya. membuka rahasia mahligai semesta. bertabur benih suci-suci. kecil mengecil. agung menyemesta.

sang pecinta sang terbuka tabir. melangkahkan kakinya dengan ragu memasuki pintu terkunci. pintu rahasia atas rahasia.

ia tak kuasa menahan rahasia atas rahasia. sedangkan rahasia harus tetap terjaga tersegel raya. ia terlempar dan ia terkapar.

ia tak kuasa menahan rahasia atas rahasia. semesta yang bernaung diatasnya menyeringai melihat kekakuannya. dan ia pun gila bagi manusia.

tapi ia telah terbuka tabir atas rahasia. dan rahasia tetap terjaga dalam kegilaannya di sudut manusia. tapi tidak disudut tuannya.

karna kegilaan itulah alat untuk merahasiakan rahasia atas rahasia. dan ia dengan bebas melantunkan syair rahasia atas rahasia.

tanpa khawatir terbukanya tabir. karna ia telah gila di sudut manusia. dan tak ada manusia yang akan mendengar rahasia dari sang gila.

dan itulah para pecinta merahasiakan rahasia atas rahasia. itu pun atas petunjuk tuannya. untuk menyegel rahasia atas rahasia.

perjalanan para pecinta. tak hanya menjadi pengemis buta. ia pun tubuh tak beraksara. dan gila di sisi manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s