Syahadat : Kenapa kita perlu bersaksi?


Karena memang puncak dari keimanan adalah persaksian, Dandelia. Oleh karena itulah kenapa perlunya kita bersyahadat. Untuk menyaksikan secara dhohir dan batin tentang apa yang kita yakini.

Dandelia, kenapa syahadat tidak langsung Allahu robbi? Kenapa harus bersaksi asyhadu ala illaha, baru ketemu illallah? Kenapa harus bersaksi “aku bersaksi tiada Tuhan”, baru ketemu “kecuali Allah”?

Atau memang semacam itukah cara yang diajarkan Tuhan dalam mengenal dan mencari sejatinya diri-Nya? Yaitu dengan mengenal dulu yang bukan Allah, baru akan menemukan siapa itu Allah?

Bagaimana mengenal Allah, jika yang bukan Allah saja kita tidak tahu? Bisa jadi malah yang dikira Allah ternyata itu bukan Allah. Jika kita tidak mengenal dulu apa-apa yang ternyata itu bukanlah Allah, bagaimana kita dapat tahu dan memastikan bahwa itu Allah?

Bukankah dia al mukhalafatu lilkhawadisi? Dia selalu berbeda dengan makhluk? Dan bukankah yang selalu kita pikirkan tentang-Nya adalah makhluk, makhluk alam pikir kita?

Dengan mengenal apa-apa yang bukan Allah, semoga kita akan menemukan siapa sejatinya Allah itu sendiri. Karena Allah itu yang bukan dari segala yang bukan Allah itu tadi.

Selama engkau sifatkan dan prasangkakan Dia dengan makhluk, maka di saat itu pula Dia bukan Allah. Allah selalu di luar itu, selalu di luar pemikiran dan bayanganmu. Dia selalu lebih besar dari apa yang engkau pikirkan. Dia selalu lebih suci dari apa yang engkau prasangkakan.

Sebagaimana kita berpikir bahwa langit itu berwarna biru, mungkin itu benar tentang apa yang hanya dapat kita lihat bahwa langit itu berwarna biru. Tapi apakah sejatinya langit itu berwarna biru?

Langit berwarna biru karena bagian itulah yang dapat dilihat oleh mata kita. Sedangkan yang belum dapat dilihat oleh mata kita masih begitu besar dan agungnya.

Begitu pun ketika kita melihat siapa sejatinya Allah itu. Mungkin apa yang kita prasangkakan tentang Allah hanya sampai batas pada langit berwarna biru. Tapi ingat, sejatinya langit bukanlah biru. Birunya langit hanya sebagian kecil tanda, tapi dibalik itu masih tersimpan sejuta rahasia tentang dirinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s