Hidup dan Menghidupi


Semakin tinggi tingkat keimanan seseorang, tak akan ia berdiam diri, Kekasih. Dia akan terus bergerak untuk menghidupi. Terutama menghidupi apa yang ada di depannya dan apa yang berada di sekitarnya.

Dia bagaikan pohon yang meneduhkan. Menjulang ke langit dan mengakar ke bumi. Segala makhluk dalam naungannya. Ada burung yang bersarang di dahannya, ada kerbau yang makan rumput yang subur darinya, ada petani yang berteduh dari teriknya matahari hingga ada kupu-kupu yang menghisap sari madunya.

Setiap bagian dari dirinya dapat menghidupi yang lainnya, entah itu batang, daun bahkan hingga akarnya. Setiap geraknya dalam rangka beribadah kepada-Nya. Dan segala sesuatu yang dia lakukan dalam rangka untuk mengingat dan bertemu dengan-Nya. Walaupun itu terlihat sederhana oleh orang lain.

Cukup sederhana untuk menghidupi yang lainnya, bukan? Tidak usah menunggu kita kaya dulu, kita sukses dulu baru menghidupi yang lainnya. Cukup apa yang dihadapkan oleh Tuhan padamu, berbuat baiklah di situ.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s