Tugas kita hanya menanam dan merawat


Jadilah orang yang mengayomi kanan kirimu, sembari dirimu menjulang ke langit, ke hadirat Tuhan yang menciptakan langit dan bumi. Hidupilah apa yang di depanmu dan apa yang ada di sekitarmu, Dahlia.

Tugas kita hanya menanam kebaikan. Apakah dia tumbuh atau tidak? Apakah dia berbuah atau tidak? Itu bukan urusan kita. Biar Allah sendiri yang mengurusnya.

Tugas kita hanya menanam dan merawat. Sedangkan yang menumbuhkan, membungakan dan memekarkan hanyalah diri-Nya.

Dengan kesadaran begitu, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang sombong ketika tanaman kita berbuah dan berbunga cantik. Serta semoga kita tidak termasuk orang yang bersedih lagi menyesal ketika ternyata tanaman kita tidak tumbuh, atau malah sudah berbuah dan tinggal memanen akan tetapi Allah berkehendak lain.

Demikian pula dengan cinta dan rinduku padamu, Dahlia. Tugasku hanyalah menanamnya dan menyiraminya, apalagi sudah aku ceritakan bahwa biji ini saja bukan kepunyaanku.

Hanya Dialah yang berhak menumbuhkan, dan hanya Dialah yang berhak mematikan. Dialah yang mempersatukan, juga hanya Dialah yang memisahkan. Sungguh aku berserah diri kepada-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s